Arti Warna di Fitur PeduliLindungi: Warna Hijau, Kuning, Merah, Hitam, serta Cara Scan QR Code

Berikut ini arti warna pada banner QR Code PeduliLindungi. Masyarakat yang kesulitan mengakses aplikasi PeduliLindungi, dapat menggunakan aplikasi lain yang sudah terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan RI. Kebijakan ini telah diresmikan dan mulai berlaku pada Jumat (1/10/2021).

Sesuai dengan informasi pada laman publikasi kini fitur PeduliLindungi dapat diakses melalui aplikasi atau platform digital lain. Beberapa platform digital tersebut yaitu, Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, Link Aja, Jaki, Livin' by Mandiri hingga GOERS. Penggunaan aplikasi tersebut digunakan untuk melakukan check in dan check out bagi pengguna fitur PeduliLindungi yang hendak menggunakan fasilitas umum.

Adapun fasilitas umum tersebut meliputi pusat perbelanjaan, mall, bioskop, stasiun, bandara, dan lain lain. Chief Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji, menerangkan seluruh masyarakat dapat menggunakan 11 aplikasi tersebut untuk mengakses fitur PeduliLindungi. Jika para calon pengguna fasilitas umum tersebut tidak memiliki ponsel, mereka tetap dapat mengakses sertifikat vaksin melalui perangkat lain.

Peluasan fitur PeduliLindungi ke berbagai platform bertujuan agar memudahkan para pengguna mengakses fitur PeduliLindungi setiap saat. Kemudian, fitur check in dan check out pada menu PeduliLindungi memudahkan petugas untuk memantau kemungkinan terjadinya penyebaran virus. Selain itu, peluasan pada 11 platform tersebut juga bertujuan agar aplikasi dan web PeduliLindungi tidak mengalami kolaps karena banyak pengguna yang mengakses.

Sebagai informasi tambahan, platform digital tersebut juga menyediakan fitur yang secara otomatis dapat mengetahui status vaksinasimu yang ditandai dengan indikator warna. Indikator ini berhubungan dengan boleh atau tidaknya melakukan check in untuk mengakses fasilitas umum. 1. Warna Hijau

Jika kamu sudah melakukan dua kali vaksinasi, maka akan muncul notifikasi "Check In Berhasil". 2. Warna Kuning Jika kamu sudah melakukan satu kali vaksinasi, maka akan muncul notifikasi "Check In Berhasil".

3. Warna Merah Apabila kamu belum melakukan vaksinasi sama sekali, maka notifikasi “Check In Gagal”. 4. Warna Hitam

Apabila kamu terdeteksi sebagai Notifikasi yang muncul pada banner QR Code mu adalah “Check In Gagal”. 1. Silakan kamu unduh terlebih dahulu aplikasi melalui atau ;

2. Kemudian, buka aplikasi PeduliLindungi; 3. Login ke akun milikmu apabila sudah membuat akun; 4. Ada beberapa menu yang akan ditampilkan,

Pendaftaran Vaksin Scan QR Code Teledokter

Info Penting Diary Perjalanan Paspor Digital.

5. Pilih untuk melihat QR Code milikmu; 6. Kamu bisa menunjukkannya kepada petugas di fasilitas publik saat diminta menunjukkan QR Code. Jika kamu memiliki pertanyaan terkait aplikasi PeduliLindungi maupun informasi tentang Covid 19, dapat menghubungi contact center berikut ini:

1. Hotline Virus Corona 119 ext 9. 2. Hotline Halo Kemenkes 1500 567 3. Hotline SMS Kemenkes 081281562620

4. Faksimili Kemenkes (021) 5223002 atau 52921669 5. E mail Kemenkes: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Kerap Berperkara di MK Melawan Yusril, Apakah Hamdan Zoelva Merasa Yusril Jadi Lawan Terberat?

HAMDAN ZOELVA MENJAWAB (BAGIAN PERTAMA) Kuasa hukum DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Hamdan Zoelva menegaskan bahwa seharusnya kubu sebelah menggugat keputusan Menteri Hukum dan HAM ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Bukannya mengajukan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Agung (MA). Hamdan memahami AD/ART itu berlaku karena keputusan Menkumham. Namun dengan menguji materi […]

Read More
Nasional

Tragedi Susur Sungai di Ciamis, DPR Soroti Faktor Keselamatan hingga Izin Orang Tua 

Komisi X DPR RI menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya 11 siswa Madrasah Tsanawiah (MTs) Harapan Baru yang menjadi korban tenggelam saat mengikuti kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) malam. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengingatkan, faktor keselamatan harus menjadi pertimbangan utama saat sekolah menggelar agenda […]

Read More
Nasional

Pengamat: Tawaran Kapolri Rekrut Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri Merupakan Keputusan Politik

Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto menanggapi terkait rencana Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang akan merekrut 56 eks pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polri. Bambang mengatakan, jika dilihat dari dinamika saat ini, tawaran dari Kapolri untuk para mantan punggawa lembaga antirasuah itu lebih kepada keputusan politik. Jika menilik pada kebutuhan Polri […]

Read More