Demi Wujudkan Kekebalan Massal, Pemprov DKI Terus Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Program vaksinasi Covid 19 terus digencarkan Pemprov DKI Jakarta demi mewujudkan kekebalan massal atau herd immunity. Beragam upaya pun dilakukan guna memastikan seluruh warga ibu kota mendapatkan vaksin Covid 19. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyebut, ada sembilan strategi yang dijalankan pihaknya untuk mempercepat program vaksinasi.

Pertama, Dinkes DKI Jakarta membuka sentra vaksinasi dan mobil vaksin keliling guna memudahkan masyarakat mendapatkan akses vaksinasi Covid 19. “Kami juga membuka sistem pendaftaran secara online terpadu melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI),” ucapnya, Sabtu (2/10/9/2021). Kemudian, Dinkes DKI juga berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuka dan memfasilitasi masyarakat yang berada di wilayahnya.

Tak hanya itu, koordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pun dilakukan untuk membuka sentra sentra vaksin yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Kolaborasi dengan Lembaga Kementerian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga pihak swasta untuk mengadakan serbuan vaksinasi pun terus dilaksanakan. Vaksinasi berbasis komunitas (RT/RW, rusun/apartemen), tempat kerja atau institusi pendidikan, dan berbasis tempat umum (terminal, bandara, stasiun) juga terus digencarkan Pemprov DKI Jakarta.

“Evaluasi rutin kami lakukan kepada para camat setiap minggunya yang dipimpin oleh Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DKI,” ujarnya. Pemprov DKI Jakarta juga menambah tim vaksinator non tenaga kesehatan melalui kolaborasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk memberdayakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari dinas selain Dinas Kesehatan. Vaksinator perbantuan tenaga kesehatan pun ditambah melalui kolaborasi dengan organisasi profesional.

“Kami juga memberikan akses semudah dan sejelas mungkin dalam melihat cakupan dan capaian vaksinasi di Jakarta sebagai bahan monitoring dan evaluasi di wilayah masing masing,” tuturnya. Sejauh ini, strategi yang dijalankan cukup berhasil dan capaian vaksinasi Covid 19 di DKI Jakarta sudah cukup tinggi. Dinas Kesehatan mencatat, hingga 1 Oktober 2021, total 10,4 juta orang sudah mengikuti vaksinasi dosis pertama di DKI Jakarta.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,7 orang diantaranya bahkan sudah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid 19. Walau demikian, hal ini tak membuat Pemprov DKI Jakarta puas, target vaksinasi Covid 19 pun terus ditingkatkan. Awalnya, Pemprov DKI mendapat pekerjaan rumah dari Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan vaksinasi Covid 19 kepada 7,5 juta warga hingga akhir Agustus 2021.

Pemprov DKI ternyata berhasil menuntaskan pekerjaan rumah itu lebih cepat dari target yang diberikan. Target 7,5 juta warga mendapat vaksin Covid 19 itu selesai pada akhir Juli 2021 lalu. Meski sudah terlampaui, ternyata masih banyak warga ibu kota yang belum mendapatkan vaksin Covid 19.

Untuk itu, Pemprov DKI menaikkan target vaksinasi menjadi 11 juta. Target itu pun kini hampir tercapai dan hanya kurang 600 ribu lagi. Walau demikian, dalam beberapa kesempatan sebelumnya Widyastuti menyebut, masih ada 2,5 juta warga ibu kota yang belum divaksin.

Ia menyebut, mayoritas masyarakat yang belum divaksin lantaran masih khawatir dengan efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Ia pun meminta masyarakat tak khawatir lantaran kini jenis vaksin yang digunakan bisa dipilih oleh masyarakat. “Kami membuka informasi di JAKI soal jenis vaksin yang digunakan pada setiap sentra vaksinasi,” kata dia.

Untuk saat ini, ada beberapa jenis vaksin yang tersedia, yaitu Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), efikasi Moderna berada di kisaran 94,1 persen dan Pfizer mencapai 95 persen. Sedangkan nilai efikasi untuk AstraZeneca berada di angka 63 persen.

“Sampai saat ini belum ada KIPI serius untuk Pfizer berdasarkan situs keamanan vaksin,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Metropolitan

Cerita Eks Ketua Umum FPI saat Berada di Dalam Rutan Bareskrim: Jadi Lebih Banyak Ibadah

Eks Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sabri Lubis beserta para pimpinan FPI lainnya telah dinyatakan bebas setelah menjalani masa tahanan selama 8 bulan penjara, atas perkara kerumunan massa di Petamburan. Sabri mengungkapkan, rasa syukur atas kebebasan dirinya beserta jajaran eks pimpinan FPI lainnya pada Rabu (6/10/2021) pagi tadi. Dirinya juga turut bercerita kehidupannya […]

Read More
Metropolitan

Kakek Berprofesi Tukang Pijat Keliling Diduga Cabuli Bocah, Pelaku Kerap Imingi Uang ke Anak-anak

Tukang pijat keliling, Pendi (62) diduga mencabuli seorang bocah perempuan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terungkap setelah warga mendapati kakek itu beberapa kali mengajak korban masuk ke dalam kamar kosnya. Padahal Pendi diketahui mengontrak seorang diri di kamar kos tersebut. Terkait hal tersebut, warga pun menggerebek kamar kost Pendi. Namun, aksi warga pun […]

Read More